Apa itu EDP, EDT, EDC dalam dunia parfum.

Posted by GEMA PARFUM

Ketika kita hendak membeli parfum, baik itu pembelian online maupun dengan datang langsung ke toko parfum, tidak jarang kita melihat banyak istilah yang disebutkan dalam merek parfum, mulai dari Eau de cologne (EDC),  Eau de toilette (EDT), Eau de parfum (EDP), dan lain sebagainya.
Bagi anda yang belum tahu mungkin akan bingung dan merasa aneh dengan istilah-istilah tersebut.

Istilah-istilah tersebut sebenarnya mengacu pada kekuatan aroma dari parfum tersebut, atau lebih khusus untuk menyebutkan berapa banyak alkohol atau air yang telah ditambahkan ke minyak wangi. Parfum (umumnya bentuk yang paling terkonsentrasi) memiliki minyak parfum 15-25% yang dilarutkan dalam alkohol atau sejenisnya.

Untuk lebih memudahkan dalam membedakan istilah-istilah parfum tersebut, berikut ini adalah daftar umum dari konsentrasi yang berbeda yang tersedia :

Parfum (Parfum)
Ini terdiri dari konsentrasi 20-30% dari esensi parfum dan wewangian yang terkuat yang tersedia. Ini berarti bahwa anda tidak hanya perlu pengunaan lebih sedikit, tetapi juga aroma akan bertahan lama, biasanya sampai 6 jam tergantung pada jenis kulit dan aktivitas anda.

Parfum De Toilette
Dalam ketahanan aroma, Parfum de toilette biasanya berada diantara Parfum dan EDP, tetapi untuk menggambarkannya beberapa perusahaan menggunakan istilah EDT.

Eau De Parfum (EDP)
Ini lebih ringan dari Parfum, dengan konsentrasi 10-20%, dengan begitu untuk harga juga lebih murah, namun tetap memiliki karakteristik tahan lama, dari 3 sampai 5 jam.

Eau De Toilette (EDT)
Ini adalah aroma yang lebih halus dan ringan, dengan konsentrasi 5-10% dari esensi, karena itu EDT adalah yang paling cocok untuk penggunaan sehari-hari. Hal ini biasanya lebih murah daripada Eau de Parfum, dan ketahanan aromanya biasanya antara 2 sampai 4 jam.

Eau De Cologne (EDC)
Hal ini sering disebut hanya sebagai Cologne dan memiliki dilusi terbesar wewangian dengan konsentrasi berkisar antara 2-3% dari esensi parfum, ketahanan aromanya biasanya hingga 2 jam.

For Men Eau De Toilette (EDT)
Memiliki konsentrasi terbesar dari esensi, umumnya tersedia untuk pria dan karenanya ketahanan aromanya biasanya lama, hingga 5 jam. Jenis ini sering tersedia baik dengan percikan atau semprotan.

Aftershave
Kurang kuat, itu adalah pilihan yang paling populer dan berlangsung selama 2 sampai 3 jam. Aftershaves lebih ramah terhadap kulit daripada EDT. Sangat cocok bagi mereka yang memiliki kulit yang sangat sensitif.


Disamping istilah-istilah parfum yang telah dijelaskan diatas, pada dasarnya parfum juga memiliki 3 lapisan aroma yang dibedakan berdasarkan tingkat penguapannya.


Top Notes
Merupakan lapisan aroma atas, yaitu aroma yang tercium saat parfum kita semprotkan, yang terdiri dari molekul kecil, ringan yang mudah menguap.

Middle Notes
Lapisan aroma tengah, yaitu aroma yang tercium setelah aroma top notes menguap, biasanya setelah 15 menit sampai 1 jam sejak parfum disemprotkan. Aroma ini akan bertahap menyatu dengan kulit dan semakin lama akan melembut.

Base Notes
Lapisan aroma dasar yaitu aroma yang lebih kaya dengan molekul terbesar dan yang paling lama penguapannya. Aroma ini akan tercampur dengan aroma middle notes yang menyatu di kulit dan membentuk wangi utama dari suatu parfum.

Aroma lapisan atas dan tengah sangat dipengaruhi oleh aroma lapisan dasar, dan aroma lapisan dasar akan dipengaruhi oleh jenis bahan yang digunakan pada lapisan tengah.


Dengan adanya informasi ini semoga bisa membantu anda dalam membedakan istilah-istilah dalam merek parfum.




Baca juga artikel lainnya :

   Tips menyimpan parfum yang baik dan benar.
   Tips menggunakan parfum yang baik dan benar.
   Cara memilih parfum yang baik dan benar.
   Tampil sempurna dengan Parfum

Blog, Updated at: 2:50:00 PM


Popular Posts

Artikel Lainnya